Kampung Adat itu Kampung Naga

Indonesia, negara dengan gugusan pulau-pulaunya, ribuan keanekaragaman budayanya, ratusan etniknya, dan jutaan bentang alamnya. Entah berapa lama lagi kita bisa menikmati semua karunia itu. Sampai dimanakah batas waktu kita untuk bisa mendalami dan melihat jelas keanekaragaman budaya negeri tercinta ini? Tanpa kita sadari, modernisasi telah menjajah nilai asli kehidupan kita. Gedung-gedung bertingkat nampak wajar, pakaian-pakaian minim dibiarkan, bahkan gaya hidup kota besar mengakar dimana-mana. Hanya tersisa segelintir yang masih memegang teguh pesan moral sang nenek moyang. Hidup tanpa mengikuti perkembangan jaman sama sekali tak mengurangi kesejahteraan mereka.

Sebutlah Kampung Naga, sebuah perkampungan yang terletak di wilayah Desa Neglasari, Tasikmalaya, Jawa Barat. Lokasinya tidak jauh dari jalan raya yang menghubungkan kota Garut dengan kota Tasikmalaya. Kampung Naga berada di lembah yang subur yang dibatasi oleh hutan keramat dan dikelilingi oleh sawah-sawah penduduk. Di sebelah utara dan timur dibatasi oleh sungai Ci Wulan yang sumber airnya berasal dari Gunung Cikuray.

Terima kasih Kampung Naga, engkau telah mengajarkan banyak hal. Tetap seperti ini sampai esok kami kembali lagi bersama anak cucu kami. Karena pengetahuan, nilai dan moral budaya, serta kelestarian adat dan alam adalah harta yang tak pernah usang di Kampung Naga.

Baca selengkapnya di : http://insanwisata.com/kampung-naga-mengajarkan-banyak-hal-kehidupan/

Wisatawan dan Photographer sedang sibuk mengabadikan gambar

Arsitek di Kampung Naga
Toilet Ramah Lingkungan/ Jamban

Aktivitas Wanita di Kampung Naga

Senin, 16 Desember 2013
Posted by hannif andy al anshori
Tag :

Belajar Menjadi Elevator Pitching





Bagaimana Rasanya 2 kali Pitching yang Gagal terus ? 


"Jangan GUGUR sebelum mencoba. Yang penting adalah, sejauh mana kita bisa bersaing, dan sekuat mana tahan banting. Karena dalam Pitching, ada lawan baru dengan style yang baru."

Tak ada yang perlu ditakuti dalam Pitching Day. Tahap ini umumnya adalah tahap kedua ketika proposal start up kita dinyatakan lolos. Tapi tak sedikit yang gagal pada tahap Pitching, dimana semua peserta terbaik yang dinyatakan lolos akan langsung berhadapan dengan pesaing mereka, dewan juri, dan investor business.

Bagaimana rasanya gagal ? Yah, mungkin seperti ketika kamu ditolak disalah satu perguruan negeri idaman kamu. Dan untuk mengulangnya, butuh waktu lama dan perlu planning yang mantap. Begitu pula Pitching ! Mungkin model Business kita biasa-biasa saja, atau tim kita tidak layak dalam business itu. Jadi jangan salahkan juri/ investor ketika menolak model business kita. Yang perlu kita siapkan adalah "menjadi orang KREATIF". 

Beberapa jurus yang saya gunakan adalah : 
  1. Amati
  2. Perlu Kreasi
  3. Lakukan Analisa
  4. Tambahkan Inovasi
Model ini biasa dikenal dengan jurus ATM (Amati Tiru Modifikasi) 


Bagaimana presentasi dalam Pitching ?


  1. Seberapa besar problem yang dihadapi ? How painful is the problem ?
  2. Apa solusi yang kamu tawarkan ? 
  3. Kenapa solusimu lebih baik dari yang lain ? Why Your Solution is Better
  4. Siapa customernya ? Who is the Customer ?
  5. Bagaimana sistem kerja dan teknologi yang kamu gunakan? 
  6. Apa revenue modelnya ? What is the Revenue Model
  7. Kenapa kamu adalah yang terbaik untuk menjalankannya ? Why You are the Best at Doing This
Dalam membuat presentasi, janganlah terlalu banyak tulisan karena itu tidak menarik untuk dilihat. Sertakan banyak gambar filosofi, gambar model business kita, dan gambar pendukung. Gunakan juga data yang menjadi masalah disini, bisa berupa statistik, kuantitatif, dan sebagainya. 


Satu hal yang perlu diperhatikan dalam Pitching jika kamu maju bersama tim. Jadilah tim yang solid dan mempunyai ikatan. Ikatan tersebut adalah kesatuan pikiran, kesatuan peraturan, dan kesatuan perasaan. 

Sebutlah kompetitor business kita

Mentionlah beberapa kompetitor Anda dan garis bawahi apa yang kurang dari mereka dan kenapa produk Anda lebih baik.

Selamat mencoba. Follow twitter saya : @hannif_andy dan @insanwisata

(Diambil dari pengalaman pitching : insanwisata.com dan Menginap Indonesia)

Pengalaman Pitching : 
1. Idea Tourisma 2012 : Nilai tertinggi dari 7 peserta
2. Startup Competitition Himakomsi 
3. Web in Travel 2014 (Finalist se Asia Pasifik) : 5 Besar
Rabu, 30 Oktober 2013
Posted by hannif andy al anshori

Menjadi Arungers Sejati di Elo Rafting


Travelling telah menjadi kebutuhan semua orang, entah dalam bentuk wisata alam, melihat budaya, kesehatan, mengenal sejarah, semua kegiatan wisata itu akan indah ketika kita mendapat poin ketujuh dari “Sapta Pesona”, yaitu kenangan. Kenangan itu akan kami tuangkan dalam bentuk sedikit tulisan yang akan menjadi saksi, bahwa kami sejujurnya mencintai traveling dan mencintai negeri kami, Indonesia.



Yeahhhh. Teriakan keras nan ceria mungkin hanya terdengar dari boat yang kami tumpangi saat membentur batuan di Sungai Elo. Dengan dipandu guide rafting, dalam waktu tempuh dua setengah jam, tim insanwisata telah berhasil menjadi the “Arungers” sejati.

Sungai Elo terletak di Magelang, sungai ini memiliki panjang kurang lebih 12 km dengan waktu tempuh 2 s.d. 3 jam. Sungai Elo merupakan lokasi tepat bagi penggemar olahraga air seperti rafting atau yang biasa dikenal arung jeram. Sungai ini memiliki grade II – III dan menjadi rekomendasi bagi rafting pemula. Meskipun dalam level II – III, sungai Elo memiliki banyak lintasan yang dapat memacu adrenalin. Insanwisata Weekend Getaway merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan bagi tim internal insanwisata. Meski demikian, kegiatan ini menjadi open trip ketika banyak yang ingin bergabung bersama kami.



Sebanyak 12 peserta Weekend Getaway kali ini adalah rafting pemula. Dengan nuansa takut dan cemas, akhirnya kami memberanikan diri untuk mengambil tantangan dari Mas Ateng (Guide). Tantangan yang diberikan adalah Permainan Keseimbangan. Dengan jumlah 7 orang dalam satu boat, kami ditantang untuk berdiri diatas boat yang kami tumpangi sambil bergandengan tangan satu sama lain. Siapa yang mengira ini adalah permainan yang mudah? Tiga kali uji coba, CEO insanwisata terjatuh dari boat dan tenggelam bersama pelampung yang menempel dibadannya. Sayangnya momen ini tidak diabadikan oleh photographer kami. Dengan wajah sumringah, CEO insanwisata berteriak ceria, ternyata satu kali terjatuh adalah awal dari tantangan berikutnya. Kami pun mencoba permainan yang sama, satu sampai dua peserta ikutan terjatuh dari kapal, teriak dan tawa pun meledak dari boat yang kami tumpangi.


Beberapa hal yang perlu diperhatikan saat peserta terjatuh dari boat rafting :

  1. Jangan panik, karena kita telah menggunakan pelampung
  2. Sebagai korban, baringkan badan kita menghadap keatas, dan ikuti alur air sungai dengan kaki bergerak rata-rata air
  3. Bagi kita yang ingin menyelamatkan korban, tarik pelampung korban, jika jaraknya cukup jauh, gunakan gagang tongkat untuk menyelamatkan korban.
Pengarungan Sungai Elo tampak lebih syahdu ketika melewati kompleks perumahan warga desa. Dengan alunan lagu sound track Ninja Hatori, sekali lagi kami ingin menjadi Arungers Sejati yang  siap menerima tantangan adrenalin berikutnya.

Setiap memasuki lintasan baru, Mas Ateng yang juga pintar menggombal tidak pernah habis ide untuk memberikan tantangan kepada kami. Permainan selanjutnya adalah permainan uji teamwork. Dengan posisi duduk semua peserta di sebelah kiri boat, Mas Ateng berusaha memutar-mutar boat menggunakan dayungnya. Dalam hitungan detik saja, semua peserta tak tersisa satu pun terjatuh dari boat. Ternyata kami baru sadar, kami dibuat untuk merasakan dingginya Sungai Elo oleh Mas Ateng.

Setelah satu jam perjalanan, kami baru sadar bahwa perut kami masih kosong. Tak lama kemudian, terlihatlah pangkalan boat Sungai Elo. Yeahh, akhirnya kami bisa makan snack tradisi alit Magelang (nogosari, tahu) dan Degan Muda. Selama kurang lebih 20 menit kami istirahat dan sharing bersama MAPALA Environment Department yang sedang DIKSAR, perjalanan menjadi Arungers Sejati dilanjutkan. Dengan rute yang lebih tenang, kami mencoba Body Rafting sepanjang 1 Km.



Tak terasa, sudah lebih dari 2 jam lamanya kami mengarungi sungai Elo yang tak tahu ujungnya. Kami pun telah disambut pak supir yang siap mengantar kami ke Meeting Point, Ulu Resort Resto, dan dsinilah kami harus berpisah dengan Mas Ateng.

Menjadi Arungers Sejati benar-benar menghabiskan tenaga kami untuk pulang ke Yogyakarta. Dan EO Rafting kami pun sadar jika perut kami telah kembali kosong. Suguhan pecel dan semangka segar dihidangkan kepada kami yang langsung disantap habis oleh teman-teman insanwisata.
 
Keterangan :


EO Kompas Adventure  Team Magelang, Meeting Point : Ulu Resort Resto Magelang.  Harga satu perahu (boat) Rp600.000,00 sudah termasuk guide, perahu kapasitas 6 orang, perlengkapan peserta, snack dan degan muda, makan siang, asuransi, transport menuju Sungai Elo.


Harga paket photographer Rp150.000,00 (dapat dugunakan oleh banyak boat) dengan foto kualitas SLR sebanyak 50 buah, cetak foto 4R sebanyak 15 lembar.


Jadwal Keberangkatan  : Pagi jam 08.00 dan siang jam 12.00.




Posted by hannif andy al anshori
Tag :

Inventarisasi Perpustakaan Pribadi





1.     MISYKAT. Refleksi tentang Westernsasi, Liberalisasi, dan Islam. (Hamid Fahmy Zarkasy)
2.     Fatih 1453. (Felix Y. Siaw)
3.     Membentangkan Ketakutan. (Shofwan Al Banna)
4.     Orientalis dan Diabolisme Pemikiran (Dr. Syamsudin Arif)
5.     The Greatness of Al – Andalus ( David Levering Lewis)
6.     Aku Ingat Dirimu Saat Aku Lupa Tuhanku (Dr. Anwar Wardah)
7.     Anda Bertanya Islam Menjawab (Prof. Dr. M. Mutawalli asy-Sya’rawi)
8.     Sirah Nabawiyah (Syeikh Shafiyyurahman Al- Mubarakfury)
9.     Benang Tipis Halal dan Haram (Imam Al Ghazali)
10.   Tarbiyah Ruhiyah (Sa’id Hawwa)
11.   Negara Pancasila, Jalan Kemaslahatan Berbangsa (As’ad Said Ali)
12.   Saksikan Aku Seorang Muslim ( Salim A. Fillah)
13.   Dalam Dekapan Ukhuwah (Salim A. Fillah)
14.   Ketika Rasul Bangun Kesiangan (Muslich Taman)
15.   Bercermin Pada Hatimu (DH Devita)
16.   Agar Bidadari Cemburu Padamu (Salim A. Fillah)
17.   Ketika Cinta Dalam Naungan Ilahi (Imam Musbikin)
18.   Madrasah Jiwa Perindu Surga (Udik Abdullah)
19.   Lets Go, Muslim Muda Berani Beda (Fadlan Al Ikhwani)
20.   The Secret The Power 1 (Rhonda Byne)
21.   The Secret The Power 2 (Rhonda Byne)
22.   Buktikan Cintamu (Muhammad Nazhif Masykur)
23.   Gue Never Die (Salim A. Fillah)
24.   Nikmatnya Pacaran Setelah Pernikahan (Salim A. Fillah)
25.   Mentoring Fun (Wida az-Zahidda)
26.   Fiqih Sunnah (Sayyid Sabiq)
27.   Aku Anak Emas (Arya Sandhiyudha AS)
28.   Rahasia Setan yang Paling Dalam (Syaikh Muhammad Mutawalli Asy-Sya’rawi)
29.   Ihtisar Hadits Shahih Bukhari (Idrus H. Alkaf)
30.   Ilmu Nahwu (A. Zakaria)
31.   Panorama 1453 (Tarih Muzesi)
32.   Budaya Ilmu, Satu Penjelasan (Wan Mohd Nor Wan Daud)
33.   As Syakur ( Abdullah Gymnastiar)
34.   Al Badi’ (Abdullah Gymnastiar)
35.   Al Wahhab (Abdullah Gymnastiar)
36.   Ar Rasyid (Abdullah Gymnastiar)
37.   Keajaiban Al Qur’an (Anak Baik – Anomali)
38.   Dosa- Dosa yang Dianggap Biasa (Muhammad Shalih Al Munajjid)
39.   Kisah Bapak dan Anak dalam Al Qur’an (Adi Musthafa Abdul Halim)
40.   Ganti Hati Tantangan Menjadi Menteri (Dahlan Iskan)
41.   Janji Para Lelaki (Saiful Ardi Imam)
42.   Bidadari Bidadari Surga (Tere Liye)
43.   Happy Ending Full Barokah (Solikhin Abu Izzudin)
44.   Dan Bidadari pun Mencintaimu (Ali Imron El Shirazy)
45.   9 Summer 10 Autumns (Iwan Setyawan)
46.   Ibuk, (Iwan Setyawan)
47.   New Quantum Tarbiyah (Solikhin Abu Izzudin)
48.   SUWUNG (Hendra Purnama)
49.   Titik Nol , Makna Sebuah Perjalanan (Agustinus Wibowo)
50.   Panduan Ramadhan
51.   Kembali ! Ke Jati Diri Bangsa (Djon Pakan Lalanlangi)
52.   Negeri 5 Menara (A. Fuadi)
53.   Ranah 3 Warna (A. Fuadi)
54.   Rantau 1 Muara (A. Fuadi)
55.   2 (Donny Dhirgantoro)
56.   5 cm. (Donny Dhirgantoro)
57.   Orang Miskin Dilarang Sekolah
58.   Sacred Travels (Meera Lester)
59.   Negeri Para Bedebah (Tere Liye)
60.   Frank Costello, Prime Minister of the Underworld (George Wolf with Joseph Dimona)
61.   Ilmu Retorika dan Mengguncang Dunia (Dwi Condro)

Update 2013 - 2014 
62. AMBA (Laksmi Pamuntjak)
63. The Great of Two Umars (Fuad Abdurrahman)
64. 9 Matahari (Adenita) 
65. Discover Kalimantan Genuineness (Oleh-Oleh dari Dinas Pariwisata Kutai Kartanegera, Kalimantan Timur)
66. The Geography of Bliss (Eric Weiner)
67. 12 Menit (Oka Aurora)
68. Menuju Persatuan Umat. Pandangan Intelektual Muslim Indonesia 
69. Book of Mujahidien (Syamil Basayev)
70. Kamus Liberalis. Mozaik Pemikiran Liberal : Islam Garda Depan di Timur Tengah (Prof. Dr. Rif'al al Sa'id)
71. ESQ (Ary Ginanjar Agustian)
72. Melawat Ragam Budaya Sleman
73. Assasin Creed (Brotherhood)
74. Assasin Creed (Revelations)
75. Membangun Demokrasi di Indonesia (Prof. Dr. Boediono)
76. Mengenal dan Mewaspadai Penyimpangan Syi'ah di Indonesia (MUI)
77. Endesor (Andrea Hirata)
78. The Secret of Big Sniper (Smuel R.Pranoto)
79. Menjadi Agen Asuransi Bagai Menggali Gunung Emas (Heru Susanti, S.Sos)
80. Cara Cepat Jadi Agen Asuransi Hebat (Deddy Karyanto)
81. Membuat Impian Jadi Kenyataan (Ida Kuraeny Bestio)
82. 1000 Kata Motivasi Ampuh (Great Team)
83. Beasiswa di Telapak Kaki Ibu (Irfan Amalee)
84. Wajah Perekonomian Indonesia dan Prospeknya
85. Kembali ke UUD 1945. Tinjauan Politik dan Follow Up-nya (Soempomo Djojowadoyo)
86. Sherlock Holmes (A Collector's Edition) - Sir Arthur Conan Doyle
87. Hobbit (J.R.R. Tolkien)
88. Sang Pemenang Berdiri Sendirian (Paulo Coelho)
89. The Fifth Mountain (Paulo Coelho)
90. Ketika Cinta Berbuah Surga (Habiburrahman El Shirazy)

Buku Kuliah

1.       Pengantar Antropologi (Drs . Beni Ahmad Saebani, M.Si)
2.       Ekowisata dan Pembangunan Berkelanjutan (Iwan Nugroho)
3.       Editor Bahasa (Sugihastuti)
4.       Bahasa Laporan Penelitian (Sugihastuti)
5.       Membaca Candi Sambisari (Herman Sinung Janutama)
6.       Basic Convention Organizers Course
7.       Ekonomi Pariwisata (Donald E. Lundberg)
8.       Cermat Menulis dalam Bahasa Indonesia (Ridha Mashudi Wibowo)
9.       PNPM Mandiri Pariwisata (Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif)

Update 2013 (September)
10. Kebijakan Pembangunan Destinasi Pariwisata (Drs. Bambang Sunaryo., M.Sc.)
11. Pariwisata Indonesia. Antara Peluang dan Tantangan (Prof. Dr-Phil. Janianton D)
12. International Tourism Policy (David L. Edgell) 
13. Jelajah Wisata Nusantara 
14. Wisata 1000 Candi (Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman)
15. Wisata Supranatural di Pulau Jawa (Sutrisno Raharjo)
16. Planning Sustainabe Tourism (Penerbit ITS) 
17. Manajemen Destinasi Pariwisata. Sebuah Pengantar Singkat (Janianton Damanik dan Frans Teguh)
18. Kupas Tuntas TOEFL
19. Dasar Dasar Ekowisata
20. Pengelolaan Ekowisata Pesisir dan Laut. (Ambo Tuwo)
21. Meretas Jalan Ekowisata Bali (Nyoman Sukma Arida)
22. Pengembangan Pariwisata Berbasis Masyarakat ( Argyo Demartoto)
23. Perencanaan Ekowisata (Janianton Damanik & F.Weber)
24. Metode Penelitian Survey (LP3ES)
25. Metode Penelitian Pariwisata (Wardiyanta)
26. Prinsip - Prinsip Menkonservasi Lanskap (Chafid Fandeli dan Muhammad)

Dokumentasi / Jurnal / Publikasi
  • 1. Festival Kesenian Yogyakarta , Refleksi Retrospeksi dan Reposisi 
  • 2. Tugas Akhir - Peran Pusat Studi Pariwisata UGM dalam Rangka Meningkatkan Profesionalisme Kerja Bidang Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta (Hannif Andy Al – Anshori) 
  • 3. Jurnal – Pariwisata dalam Pandangan Kaum Santri Tradisional Jawa (Studi Kasus Pengembangan Wisata Ziarah di Kompleks Masjid – Makam Sunan Kalijaga Kadilangu, Demak) (Andri Sulistyani) 
  • 4. Review Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Daerah Kalimantan Timur Tahun 2013 (Pusat Studi Pariwisata)

     
Kamis, 26 September 2013
Posted by hannif andy al anshori

Ads

Artikel Populer

PROFIL

Hannif Andy Al anshori 19 Agustus 1992 Blog ini dibuat pada tanggal 27 Maret 2013 Kunjungi website saya di www.insanwisata.com

- Copyright © Hannif Andy Al - Anshori -