Formulir Kontak

 

Pengungsi dan Internally displaced persons.



Sejak kehadiran kekuatan kolonial Eropa, Timur Tengah merupakan salah satu kawasan di dunia yang terus berada dalam situasi konflik. Tentu saja hal ini membuat jumlah pengungsi di berbagai Negara di Timur Tengah ini cukup tinggi. Sebelum diserang, Irak sendiri juga merupakan salah satu negeri tujuan tempat dari Negara-negara pengungi. Pengungsi terbesar adalah warganegara palestina, yang mencapai lebih dari 20.000an orang. 

Sejak invasi AS ke Irak, kondisi pengungsi di negeri ini menjadi semakain menyedihkan. Orang-orang yang biasanya membukakan pintunya untuk para pengungsi pun kini bahkan terusir menjadi pengungsi walau mereka sudah melewati batas Negara atau menjadi Internally Displaced Persons. 


Tetapi yang cukup mengagumkan bagi saya adalah Negara Palestina. Baru-baru ini, HAMAS memenangkan atas sebuah perjanjian wilayah kekuasaan di palestina. Yang mengatakan bahwa, hanya sebagian kecil wilayah palestina (sekitar 17%) akan di merdekakan. Dan sisanya akan menjadi hak Negara Yahudi (Israel). Selain itu, bahwa rakyat palestina yang mengungsi di luar Negara Palestina tidak berhak kembali ke tanah Palestina. Begitulah setau saya isi perjanjian yang dibuat Israel. Tetapi, HAMAS memenangkan ini, dengan didukung kuat oleh rakyat Palestina. HAMAS bisa mempertahankan dan menguatkan pertahanannya yang menyatakan bahwa, tidak sedikitpun tanah Palestina diambil Israel (Al Aqsa), dan bagi rakyat Palestina yang mengungsi, mereka memiliki hak akan tanah ini, mereka dibesarkan ditanah Palestina. 

Dengan semangat jihad yang telah mereka tanamkan pada anak-anak mereka. Rakyat Palestina masih tetap bertahan hingga saat ini. Yang cukup mengagumkan lagi dari Palestina adalah, anak-anak mereka yang telah menginjak 17 tahun sudah dilepaskan untuk jihad. Bahkan orangtua mereka tidak sesekali berharap anak mereka kembali pulang kerumah. Mereka ingin anak-anak mereka syahid dalam mempertahankan islam. Subhanallah. 

Cukup sederhana sekali jika kita mau mengambil contoh dari rakyat Palestina ini. Masalah Palestina ini adalah masalah kemanusiaan yang sangat pelik. Para pengungsi dan rakyat Palestina terusir dari tanah kelahirannya dengan sangat memprihatinkan. Sementara itu, lokasi baru sebagi tempat pengungsian yang mereka datangi (apalagi yang masih dalam wilayah Irak) pun tidak dalam kondisi yang baik. Kebutuhan seperti sandang, pangan , papan, kesehatan menjadi hal-hal yang sulit dipenuhi ditengah kelangkaan fasilitas sanitasi yang baik. 

Hannif Andy Al anshori
Yogyakarta, 21 Juni 2012

Total comment

Author

Hannif Andy Al Anshori

0   komentar

Cancel Reply